Peristiwa

Setengah Kilo Sabu Diselipkan di Celana Dalam, Pria Aceh Ditangkap

Sumutdaily | Tanjungbalai ~ Pulang dari Malaysia, Alfahri (34) warga Bireuen, Aceh, harus berurusan dengan polisi. Bagaimana tidak, dia coba menyeludupkan narkoba jenis sabu-sabu yang diselipkan di celana dalamnya.

Dalam aksinya, pria ini menumpang KM Berkat GT 10 nomor 278/Ppb bersama puluhan TKI dari Malaysia. Saat itu, kapal yang mereka tumpangi sedang lego jangkar di tengah laut, karena kehabisan BBM. Sementara nakhoda dan para ABK sudah lebih dulu naik ke darat menyelamatkan diri.

Saat bersamaan kapal Patroli Keamanan Laut (Patkamla) SSG II-1-47 dipimpin Peltu Suprojo sedang melakukan penjagaan di perairan Selat Malaka. Begitu melihat kapal tengah berhenti, kapal Patkala pun menghampirinya.

Setelah diperiksa ternyata isinya para TKI Ilegal yang pulang melalui jalur gelap. Akhirnya kapal itu digiring menuju Pos Lanal Bagan Asahan.

Begitu tiba di Pos Lanal, petugas pun mendata para TKI. Jumlahnya 55 orang terdiri dari 42 pria dan 12 wanita serta seorang bayi berusia 8 bulan.

“Di Pos Lanal kita mendata para TKI dan melakukan pemeriksaan barang bawaan dan badan. Salah seorang TKI bernama Alfahri membawa 3 bungkus narkoba jenis sabu yang disolatif di celana dalam. Berat keseluruhan mencapai 520 gram,” kata Komandan Lanal TBA Letkol Laut (P) Bagus Badari Amarullah didampingi Kapolrs Tanjungbalai AKBP Tri Swryadi Artono, Pasop Kapten Laut (P) Kresna Danpolma Kapten Laut (P) Reza dan Kasat Narkoba AKP M Yunus Tarigan kepada wartawan di Mako Polma, Sabtu (28/1/2017).

Tersangka bersama barang bukti, kata Bagus, selanjutnya diserahkan ke Polres Tanjungbalai.

Kepada petugas, tersangka mengaku barang haram itu dibawa dari Malaysia pesanan seseorang di Medan. Alfahri dijanjikan upah Rp 10 juta jika barang sudah sampai di Medan.

Pihaknya, kata Bagus, bersama Polres Tanjungbalai, Kodim 0108 Asahan, BNNK Asahan dan instansi terkait tetap komit memberantas penyeludupan narkoba melalui pelabuhan Tanjungbalai. (sdc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *