Sumut Today

Giliran UPT Pendidikan dan Puskesmas Asahan Kena Rotasi

Sumutdaily | Asahan ~ Di penghujung sisa penyegaran para pejabat Pemerintah Kabupaten Asahan, kali ini giliran Unit Pelayanan Teknis (UPT) Dinas pendidikan dan Kesehatan kena imbas rotasi, Kamis (26/1/2017). Bupati Asahan Drs. H. Taufan Gama Simatupang MAP berdasarkan surat keputusannya Nomor 26-BKD-Tahun 2017 bertempat diaula Melati, melakukan pergeseran pejabat pada jabatan Unit Pelayanan Teknis di seluruh 25 Kecamatan secara serentak.

Berdasarkan keputusannya Taufan merubah 26 pejabat Unit Pelayanan Teknis Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan. Para pejabat UPT pendidikan yang dimutasi adalah Termizi menjadi Ka. UPT Kisaran Barat, Khairul Anwar UPT Sei Kepayang, Al Edy Nazri Ka. UPT Sei Kepayang Barat, Kairul Anwar A.ma Ka UPT Sei Kepayang Timur.

Selanjutnya turut dirotasi, Mursaid Ka.UPT Tinggi Raja, Lasiran Ka.UPT Setia Janji, Munawar Khalil Hasibuan Ka.UPT Air Batu, Leonardus Sinaga, Ka. UPT Pulo Bandring, Darwin, Ka.UPT Meranti, Berlin, Ka. UPT Rawang Panca Arga, Suherman, Ka. UPT Silau Laut, Abdul Rasyid Ka.UPT Kisaran Timur, Ruskamil, Ka.UPT Air Joman, Ahmad Ridwan Ka. UPT Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Julmei, Ka. UPT Pulau Rakyat.

Ikut juga dilantik, Misiyanto Ka. UPT Aek Kuasan, Alber Butar-Butar, Ka.UPT Aek Ledong, Darman Siregar, Ka.UPT Bp Mandoge, Supriono, Ka. UPT Bandar Pulau, Sutrisno, Ka.UPT Simpang Empat, Muslimin Ka. UPT Rahuning, Ismael Tampubolon Ka. UPT Aek Songsongan, Safrin Ka.UPT Sei Dadap, Suyanto, Ka. UPT Buntu Pane, Ponirin, Ka. UPT Teluk Dalam dan Nikmah, Ka. UPT Tanjung Balai.

Selain Unit Pelayanan Teknis Dinas Pendidikan, sebanyak 30 UPT Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan Juga kena rombak Bupati Taufan. Mereka yang kena rombak, dr. Tuti Rahayu Bancin Ka. Puskesmas Sidodadi Kota Kisaran Barat, dr. Riana Minerva Sibarani Ka. Puskesmas Gambir Baru Kota Kisaran Barat, drg. Jenni Eliza Tarigan ka. Puskesmas Hessa Air Genting, dr. Hari sapna Ka. Pukesmas Sei dadap, dr. Lisda sari Harahap Ka.Puskesmas Rawang pasar IV Rawang Panca Arga.

Hadir juga dr. Citra Dewi Kesuma Ka. Puskesmas Aek Ledong, dr.Robin Lumban Tobing Ka.Puskesmas Pulau Rakyat, Ali Imran SKM Ka. Puskesmas Sei Kepayang, dr. Susi Irmayani Ka. Puskesmas Sei apung Tanjung Balai, dr. Emmi Juniarita Barus Ka. Puskesmas Mutiara kota Kisaran Timur, dr.Surya Hadistya Putra Ka.Puskesmas Bagan Asahan Tanjung Balai, Kasman Manurung SKM Ka.Puskesmas BP Mandoge, drg. Zulfikar Ali Ka.Puskesmas Simpang Empat, dr. Manumpak Roy Luanda Sitorus Ka. Puskesmas Rahuning.

Bupati Asahan juga mengambil sumpah, drg. Benny Liberty Ka.Puskesmas Aek Loba Aek kuasan, dr.Aulia P.Siregar Ka.Puskesmas Silau laut, dr.Rajali Sirait Ka. Puskesmas Binjai Seberangan Air Joman, dr. Nina Dwi yanti Ka.Puskesmas Tinggi Raja, dr. Ahmad Affandi Siregar Ka. Puskesmas Sei Kepayang Barat, dr. A. Gemala Simangunsong Ka. Puskesmas Air Batu, dr .Eva Duamas Marbu Ka.Puskesmas Meranti, drg. Harles Ramdani Sinulingga Ka. Puskesmas Prapat janji Buntu Pane, dr. Reonal Hutapea Ka. Puskesmas Ofa Padang Mahondang Pulau Rakyat, dr. Rusfida Yanti Ka.Puskesmas Sei Kepayang Timur.

Selanjutnya menduduki jabatan baru dr.H.Arifuddin H.Nasution Ka.Puskesmas Air Teluk Kiri Teluk Dalam, Ratna Juwita, SKM Ka.Puskesmas Pulo Bandring, Adlina, SKM Ka.Puskesmas Gonting Malaha Bandar Pulau dan Chadijar, AMF menjabat sebagai Ka.UPT Instalasi Farmasi Kabupaten Asahan.

Dalam amanatnya, Bupati Taufan minta kepada para UPT Dinas Pendidikkan untuk dapat menginventarisir jumlah sekolah.

“Saya minta segera inventarisir kembali jumlah sekolah yang ada baik kondisi fisik gedung maupun sarana prasarana pendukung lainnya, dan ciptakan serta optimalkan pola pikir cerdas dalam memperbaiki mutu pendidikan, agar pada setiap kecamatan ada sekolah unggulan,” harapnya.

Dia juga minta jangan ada lagi kepala sekolah yang melakukan pengutipan dengan dalih apapun kepada siswa, apalagi sampai ada saya dengar pungutan pada siswa. Kepada kepala Puskesmas dia juga berharap dapat mengoptimalkan dan maksimalkan mobil ambulan untuk memberikan pelayanan 24 jam pada masyarakat. “Selain itu tekan dan turunkan angka kematian ibu dan anak,” kata Taufan.

Selanjutnya Bupati Juga minta pada kepala Puskesmas untuk rajin turun ke lapangan agar penyakit demam berdarah dapat terdeteksi. Juga bangun Komunikasi dengan para kader posyandu berdayakan para bidan PTT agar kesehatan ibu dan anak dapat maksimal. (azhar nasution)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *