Peristiwa

Longmarch ke Istana Negara, Buruh SBSI Tinggalkan Kisaran

Sumutdaily | Asahan ~ Aksi long march buruh Pelindo I Belawan ke Istana Negara di Jakarta berlanjut. Setelah sempat bermalam dan melakukan serangkaian kegiatan di Kisaran, mereka mulai bergerak menuju Labuhan Batu Utara, Senin (23/1/2017).

Dimulai pada pukul 04.15 WIB, rombongan SBSI Pelindo I Belawan yang dikoordinir Ketua DPP SBSI Regional Sumatera bergerak dari rumah sekretaris SBSI Kabupaten Asahan Supriadi di Lingkungan I, Kelurahan Bunut Barat, Kec Kisaran Barat, Kota Kisaran menuju Masjid Agung Ahmad Bakri Jalan Jendral Sudirman Kisaran.

Pada jam 05.05 WIB rombongan buruh yang beragama Muslim melaksanakan Sholat Subuh bersama dan dilanjutkan dengan sarapan pagi di halaman Masjid Agung. Selanjutnya mereka ke Kantor Bupati Asahan untuk foto bersama sebagai dokumentasi kegiatan selama berada di Kota Kisaran.

Di tempat yang sama Kapolres Asahan AKBP Tatan Dirsan Atmaja yang diwakili oleh Kasat Intelkam AKP. R. Nainggolan berpesan agar peserta aksi tetap menjaga kesehatan selama dalam perjalanan menuju Istana Negara RI serta menjaga kekondusifan selama berada di wilayah Hukum Polres Asahan. “Jangan bertindak anarkis yang dapat mencoreng nama besar SBSI,” ujarnya.

Setelah menerima arahan dan bimbingan dari Kasat Inelkam selanjutnya para buruh bergeser ke Kantor Disnaker Asahan yang dikawal petugas Sat Lantas Polres Asahan.

Di kantor Disnaker buruh menyampaikan aspirasinya dan meminta agar Disnaker tetap komit dalam menjalankan undang-undang ketenakerjaan yang berlaku. Aksi buruh diterima oleh Kabid Hubungan Industrial M Safii di halaman Kantor Disnaker.

Sekitar jam 08.30 WIB perjalanan dilanjutkan ke Tugu Juang Jalan Imam Bonjol Kisaran dan berorasi. Dalam orasinya Arsula Gultom mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Asahan dan personil yang telah memberikan pengawalan dan rasa aman selama berada di Asahan. “Kami juga mohon doa agar sehat dalam perjalan dan sampai di tujuan dengan selamat,” katanya.

Aksi itu dilakukan karena sekitar 450 karyawan yang sudah bekerja selama 5 sampai 16 tahun di PT Pelindo I Medan statusnya akan diganti menjadi outsourching.

Tak terima dengan rencana itu mereka melakukan aksi demo selama 12 hari di Belawan. Demo selama tujuh hari dilakukan di Kantor Pusat Pelindo I di Jalan Krakatau Medan dan lima hari di Belawan International Conteiner Terminal (BICT). Namun aksi mereka tidak ditanggapi.

“Untuk itulah kami melakukan aksi long march ke Istana Negara untuk mengadukan nasib kami kepada Presiden RI Joko Widodo,” kata Ketua DPC FIKEP SBSI Kota Medan, April Waruwu. (Azhar Nasution)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *