Pendidikan

Datang Terlambat, 14 Siswa SMA Dihukum Sampai Pingsan

Sumutdaily | Jepara ~ Hukuman yang dilakukan pihak sekolah terhadap siswanya kembali jadi sorotan. Kali ini terjadi di SMA Mlonggo, Jepara.

Belasan siswa terpaksa dilarikan ke puskesmas karena pingsan saat mendapat hukuman di lapangan sekolah di tengah hujan. Dua di antaranya terpaksa dirawat di rumah sakit.

Peristiwa itu terjadi, Jumat (6/1/2017). Belasan siswa itu datang terlambat saat kegiatan Jumat Bersih yang dicanangkan pihak sekolah.

Sekira pukul 06.30 WIB, gerbang sekolah ditutup. Sehingga siswa yang datang terlambat, terpaksa menunggu di depan gerbang.

Mereka kemudian dihukum di lapangan sekolah. Bahkan saat hujan deras turun, para siswa itu tetap menjalani hukuman.

Belasan siswa yang tidak kuat menahan hukuman, jatuh pingsan dan dilarikan ke puskesmas. Dua di antaranya terpaksa dirujuk ke rumah sakit terdekat.

Hukuman yang menyebabkan pingsannya siswa ini pun mendapat sorotan.

Anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah, Muh Zen Adv mengkritik hukuman yang dijatuhkan pihak sekolah. “Sekolah memang punya cara untuk mendisiplinkan anak-anak, tetapi apakah masih layak hukuman fisik itu? Kenapa tidak yang bersifat akademik atau sosial dan lain-lain di luar fisik? Apalagi saat itu hujan lebat, bisa jadi karena waktunya yang sangat pagi, banyak anak yang belum sarapan. Perlu evaluasi sanksi tersebut agar tidak terulang,” kata Zen.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, Gatot Bambang Hastowo membenarkan peristiwa itu. Dia memerintahkan untuk turun ke lapangan.

Hasilnya, kata Bambang, 12 siswa masuk puskesmas dan dua lainnya diopname di rumah sakit.

Gatot menjelaskan 12 siswa yang masuk puskesmas dan rumah sakit sudah ditangani dengan baik. “Biaya ditanggung pihak sekolah,” katanya. (sdc/detik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *