Peristiwa

Habib Rizieq Dinobatkan Sebagai Man of The Year Oleh Komunitas Tionghoa

Sumutdaily | Jakarta – Komunitas Tionghoa menobatkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab sebagai ‘man of the year’. Penghargaan pantas diberikan kepada Rizieq karena dianggap membawa kedamaian dalam aksi Bela Islam Jilid III, 2 Desember lalu.

Penghargaan diberikan oleh dua komunitas masyarakat Tionghoa masing-masing Muslim Tionghoa Indonesia (Musti) dan Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (Komtak). Rencananya pemberian penghargaan akan digelar di Restoran Al Jazeera Jalan Johar, Jakarta Pusat, Kamis (22/12/2016).

Ketua Komtak Lieus Sungkarisma mengatakan, masyarakat, khususnya warga Tionghoa memandang perlu memberikan apresiasi kepada Habib Rizieq. Pasalnya, Rizieq dinilai mampu mengendalikan aksi 212 menjadi aksi super damai, sehingga tidak merembet ke masalah SARA.

Habib Rizieq, kata Lieus, mampu memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa aksi 212 bukan untuk menimbulkan kebencian terhadap kalangan minoritas. Sehingga tidak ada ketakutan di kalangan minoritas dari kaum Tionghoa. “Jadi Habib Rizieq ini luar biasa, kita patut memberikan apresiasi kepadanya,” kata Lieus.

Lieus juga meluruskan pandangan sebagian orang yang menilai aksi 212 sebagai aksi untuk menggulingkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang kemudian dikaitkan dengan SARA.

“Figur Rizieq ini diperlukan untuk negeri ini. Bangsa harus berubah, jangan menuduh seseorang kalau belum tahu seperti apa,” katanya. (sdc/detik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *