Peristiwa

Ini Modus Baru Penyelundupan Sindikat Narkoba Internasional Tiongkok

Sumutdaily | Batam – Sindikat narkoba terus berinovasi dalam upaya memasukkan barang haram itu ke Indonesia. Teranyar narkoba dikirim menggunakan lukisan Bunda Maria.

Namun modus ini berhasil digagalkan petugas Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Barelang bersama petugas Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tipe B Batam, Kepulauan Riau.

Puluhan bungkus narkoba jenis sabu dimasukkan ke dalam dua lukisan berukuran kurang lebih 1.20 m x 1.20 m. Dua lukisan itu dikirim melalui jasa pengiriman barang dari Guangzhou, Tiongkok ini dikirim lewat Singapura dan dilanjutkan ke Batam dan Jakarta. Namun sebelum dikirim ke Jakarta, petugas berhasil membongkarnya. Dari dua lukisan itu petugas menemukan 26,74 kg sabu senilai Rp 27 miliar. Rencananya narkoba ini akan diedarkan dari jakarta.

Petugas juga mengamankan dua tersangka, Raden Novi Prawira Jaya warga Indonesia yang bekerja di Money Changer Bandara Soekarno Hatta yang juga insinyur penerbangan. Seorang lagi warga Taiwan, Hung Cheng Ning alias tony Lee. Sementara sang bandar Mike Lin alias Jackie masih dalam pengejaran.

Kapolda Kepri, Brigadir Jendral Sam Budigusdian didampingi Kapolresta Barelang Kombes Helmy Santika serta Kabid P2 KPU BC Batam Akhiyat Mujayin mengatakan, penangkapan itu merupakan keberhasilan luar biasa serta bentuk keseriusan dalam memerangi narkoba.

“Tidak hanya kepolisian saja, namun aparat terkait lainnya juga ikut membantu, seperti Bea Cukai,” kata Sam, Jumat (9/12/2016).

Menurut Sam, pelaku memasukkan sabu ke dalam kotak sebesar slop rokok dan dibungkus aluminium foil. Kotak-kotak itu kemudian diselipkan ke lukisan.

Lukisan itu tiba di Bandara Hang Nadim, Rabu (30/11/2016) lalu. Petugas yang curiga melakukan scan terhadap lukisan dan menemukan kemasan-kemasan yang tersusun rapi di dalamnya.

Lukisan kemudian dibuka dan petugas menemukan 33 kotakkecil dengan berat 13.631 gram. Sedangkan di lukisan satu lagi terdapat 31 kotak berisi sabu seberat 13.062 gram. “Jika ditotal secara keseluruhan, sabu itu seberat 26,7 kg dengan nilai Rp 27 miliar,” kata Sam.

Sedangkan kedua pelaku dibekuk di Perumahan Duta Asri 5 Blok E No 18 Cibodas, Tangerang, Banten, Minggu (3/12/2016). (sdc/viva)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *