Olahraga

KONI Asahan Targetkan Sumbang 100 Atlet Untuk Tim PON Sumut

Sumutdaily | Asahan – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Asahan tengah melakukan persiapan untuk mewujudkan misinya menjadi bank atlet di Sumatera Utara. Tidak tanggung-tanggung, mereka menargetkan 100 atlet siap bertarung membawa nama Sumatera Utara untuk berlaga di PON ke-XX pada tahun 2020 mendatang di Papua.

Ketua KONI Asahan, Nur Karim Nehe, Kamis (8/12/2016) saat menggelar rapat kerja anggota pengurus cabang olah raga, mengatakan, “Misi ini harus kita wujudkan dan tidak boleh menjadi isapan jempol. Salah satunya saya minta cabang olahraga secara serius dan intensif memberikan pembinaan atlit secara berkala,” katanya, di aula Prestasi gedung KONI Asahan.

Lanjutnya, rapat kerja yang digelar merupakan penerjemahan dari cita-cita KONI Asahan menjadi bank atlit di Sumatera Utara. Untuk itu, pesan Nehe, dia meminta pengurus cabang olahraga, kordinator kecamatan mempersiapkan dan memetakan peluang atlit binaannya terlebih pembinaan atlit usia muda.

Sebelumnya, dalam PON XIX lalu di Jawa Barat, Asahan menyumbangkan 12 atlit terbaiknya untuk kontigen Sumatera Utara, tiga diantaranya sukses mendulang emas yakni di cabor drumband, karate dan pencaksilat.

Wakil Ketua KONI Asahan, Anda Suhendra Rambe yang juga ketua panitia pelaksana kegiatan mengatakan, raker merupakan agenda penting tahunan yang setiap tahun dilaksanakan dalam upaya evaluasi terhadap kinerja KONI dan Pengkab selama kegiatan berlangsung. Selain itu juga memaparkan kondisi rencana kerja tahun berikutnya, berbagai kekurangan yang ada di program sebelumnya, sekiranya mampu diperbaiki pada program berikutnya.

“Raker ini memiliki arti penting dalam memajukan dunia olahraga di Asahan, agar apa yang menjadi harapan masyarakat umum dan khususnya insan olahraga terutama dalam peningkatan prestasi atlet dan olahraga secara menyeluruh, benar-benar dapat terwujud,” kata Anda.

Sementara itu, Ketua KONI Sumut Gus Irawan Pasaribu yang diwakili oleh wakil Ketua Agung Sunarto saat membuka rapat kerja KONI Asahan mengapresiasi tekad dan program KONI Asahan tersebut. Menurutnya langkah yang dilakukan KONI Asahan sudah tepat dan terukur. “Salah satunya dengan pelaksanaan program rapat kerja yang secara administrasi Asahan yang paling tertib,” ujarnya.

Selanjutnya sejumlah agenda yang tidak kalah penting harus dipersiapkan dengan matang, persiapan menghadapi sejumlah perhelatan olahraga mulai dari porwilsu di tahun 2017, Porkab dan Porprovsu di tahun 2018 Pra PON di tahun 2019 dan PON di Papua pada tahun 2020, Kata Agung.

Kegiatan rapat kerja ini diikuti sebanyak 25 cabor yang bernaung di KONI Asahan, 25 kordinator kecamatan dan pengurus. (WA-SD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *