Pendidikan

Kena Razia, 23 Siswa Dijemur Satpol PP Asahan

Sumutdaily | Kisaran – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, melakukan razia anak sekolah yang berada di warung internet (Warnet) saat jam pelajaran, Rabu (7/12/2016). Para pelajar yang terjaring razia dihukum dengan cara dijemur dan disuruh jalan jongkok.

Razia pertama dilakukan di salah satu warnet di Jalan Cokroaminoto. Dalam razia tersebut petugas berhasil menjaring 23 siswa SMA dan SMP. Di antaranya SMK Nasional empat orang, STM Pemda tiga orang, SMA Negri 1 dua orang, SMA Muhammadiyah tujuh orang, SMP Taman Siswa satu orang, SMK Muhammadiyah satu orang, SMP Daerah tiga orang yang sedang asyik menggunakan internet.

Petugas Satpol PP langsung membawa pelajar SMP dan SMA tersebut ke Kantor Satpol PP. Agar tak mengulangi perbuatannya mereka diwajibkan membuat dan menandatangani surat pernyataan.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) perundang-undangan, Legino, mengatakan, razia tersebut dilakukan di warnet yang diduga sering dijadikan tempat membolos para pelajar.

Kapala Satpol PP Isah Harahap mengatakan, razia tersebut dilakukan guna menertibkan para siswa yang berada di luar sekolah saat jam belajar serta supaya para siswa kembali fokus belajar untuk menghadapi ujian yang semakin dekat. Selain menegur siswa yang kedapatan berada di warnet, dalam Razia tersebut, petugas juga mengingatkan para pemilik dan pengelola warnet untuk tidak menerima para siswa berseragam.

“Kami harap, pemilik warnet dapat mengingatkan anak sekolah yang ke warnet pada saat jam sekolah. Tanya kepentingan apa, jika ada anak sekolah yang ngenet di jam sekolah kalau bisa jangan diterima,” kata Isa Harahap.

Sebelumnya,Isa Harahap, menyatakan, banyak mendapat laporan dari orang tua siswa yang resah dengan keberadaan warnet yang sering dijadikan tempat membolos pelajar. “Setelah kami mendapatkan laporan tersebut kami langsung menindaklanjuti keluhan tersebut maka pihaknya mencetuskan untuk menggelar razia di warung internet,” ujarnya. (sdc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *