Peristiwa

Tangan Diikat, Mulut Dilakban, Supir Truk Dibuang ke Parit

Sumutdaily | Serdang Bedagai – Warga kebun PTPN 3 Tanah Raja, Dusun I, Desa Liberia, Teluk Mengkudu, Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Selasa (6/12/2016) heboh.
 
Mereka menemukan Zulham Nasution (64) di dalam parit dalam keadaan tangan terikat dan mulut dilakban. Supir truk cangkang sawit itu mengaku, dibegal. 
 
Cerita Zulham, malam itu dia bersama kernetnya Naim (16) berangkat dari Tanjung Balai menuju Medan mengendarai truk BK 8178 LQ berisi cangkang sawit. Setiba di TKP mesin truk yang dikendarinya panas. Dia kemudian mengambil air di dalam parit untuk menambah air karburator.
 
Saat itulah kepala pria yang tinggal di Jalan Sei Buluh, Lingkungan 6, Tanjung Balai, Sumatera Utara itu dipukul dari belakang oleh tiga pria pengendarai mobil L300.
 
Pukulan itu membuat korban tersungkur. Pelaku kemudian mengikat tangan korban menggunakan tali nilon dan melakban mulutnya.
 
Ketiga pelaku mengambil uang Rp 1,3 juta dari saku korban dan mencampakkannya ke dalam parit.
 
Korban ditemukan setelah Naim bangun kemudian turun untuk mencari sopirnya. Alangkah terkejutnya Naim melihat sopirnya sudah terikat dalam paret kebun.
 
Naim mengaku, malam itu dia tidur di atas cangkang sehingga tidak mengetahui kalau sopirnya dirampok kemudian diikat dan dibuang ke dalam paret kebun.
 
Kapolsek Teluk Mengkudu AKP B Panjaitan membenarkan kejadian itu. Menurutnya korban dirampok saat mengambil air untuk mendinginkan mesin truknya.
 
“Kasusnya sudah kita tangani dan pelaku dalam penyelidikan,” terang AKP B Panjaitan. (sdc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *