Hukum

Diarak Warga Karena Dituduh Mesum, Dua Remaja Ini Bikin Geram Polisi

Sumutdaily | Medan – Warga Jalan AR Hakim Gang Kantil, Medan, Sumatera Utara, mendadak heboh. Bersama kelapa lingkungan setempat, mereka menggrebek dan mengarak sepasang remaja yang diduga telah melakukan perbuatan mesum.

Kedua remaja itu masing-masing berinisial DD (18) dan DA (18). Keduanya diciduk dari salah satu kamar kos.

Curiga keduanya telah melakukan perbuatan mesum, warga kemudian mengaraknya ke Kantor Lurah Tegal Sari Mandala I, Kecamatan Medan Area, Selasa (22/11/2016).

Dari kantor lurah, keduanya kemudian digelandang ke Polsek Medan Area.

Namun begitu melihat wajah DD, polisi langsung geram. “Aduh, kok kau lagi. Ngapai kau tadi kok bisa diamankan kepling. Pasti berbuat macam-macam kau ya,” senggak kapo

“Aduh, kok kau lagi. Ngapai kau tadi kok bisa diamankan kepling. Pasti berbuat yang macam-macam kau ini,” senggak Kanit Reskrim Polsek Medan Area, AKP Cahyadi, seperti dikutip dari tribunmedan.com.

Kekesalan Cahyadi, karena DD bukan orang baru di Mapolsek Medan Area. Remaja itu pernah menjadi tukang sapu di Mapolsek. Namun diberhentikan, karena sempat berulah.

DD juga sempat ditahan di Mapolsek Medan Area dalam kasus pencurian.

Di kantor polisi, DD membantah tudingan warga. “Kami nggak mesum pak. Mana ada kami mesum. Kami cuma main kartu aja,” kilah DD.

Saat kembali didesak, DD kembali memberikan alasan yang cukup mengejutkan. “Tolong lah pak, aku nggak ada mesum. Aku pun lagi kena penyakit sipilis (penyakit kelamin, red). Cuma main kartu aja kami tadi,” katanya lagi.

DD juga mengaku, berencana akan menikahi pacarnya DA. (sdc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *