Hukum

5 Kali Beraksi, Pencuri Bertopeng Monyet Akhirnya Gol

Sumutdaily | Medan – Dua pelaku speasialis pencurian rumah kosong dan toko dibekuk petugas Unit Reskrim Polsekta Medan Kota. Kedua pelaku, Taufik Hidayat Barus (34) warga Pekan Bahapal, Kelurahan Naga Raya I, Kecamatan Bandar Haluan, Simalungun, Sumatera Utara dan Rahmat.

Informasi dihimpun, kedua pelaku ini terlibat pencurian setelah 5 kali beraksi. Pertama, di Toko Putra Auto Makmur, Jalan Bogor, No.126, Medan, dengan kerugian uang tunai Rp100 juta pada Senin, 29 Februari 2016 lalu, jam 03.00 wib. Kedua, pelaku beraksi di Kantor Grand Hawaii Travel, Jalan Brigjen Katamso, No.58 CD, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, dengan kerugian 4 buah cincin emas, 2.500 uang Dollar Amerika, 2.800 uang Dollar Singapura, 13.100 Ringgit Malaysia dan uang tunai Rp14 juta pada Kamis, 26 Mei 2016 lalu, jam 09.00 wib.

Tak hanya uang yang dicuri pelaku. TKP ketiga ini, pelaku berhasil melarikan 1 bal celana jeans wanita dari gudang lantai III Olympia Plaza, Jalan MT Haryono, Kelurahan Pusat Pasar, Kecamatan Medan Kota pada Jum’at, 26 Agustus 2016 lalu jam 13.20 wib.

Keempat, pelaku menggasak ruko milik Agus Salim (72) di Jalan Yose Rizal, No.14/40, Kelurahan Sei Rengas I, Kecamatan Medan Kota, Selasa, 23 Agustus 2016 lalu, jam 06.30 wib. Dari ruko itu, pelaku menggasak 2 unit hape merek Nokia, 1 unit laptop dan uang tunai Rp10 juta.

Terakhir, pelaku menggasak Kantor Usaha Lembaga Pendidikan Aeroline Indonesia di Jalan Brigjen Katamso, No.100, Medan, Senin, 24 Oktober 2016 lalu, jam 07.00 wib.

“Mereka memang spesialis pencurian rumah dan ruko dalam keadaan kosong. Masuknya pelaku spesialis pencuri ini dari pintu belakang dengan menggunakan tang warna hitam,” jelas Kapolsekta Medan Kota, AKP Martuasah Hermindo Tobing didampingi Panit II Ipda Ridwan, Jum’at (18/11/2016).

Uniknya, dalam melancarkan aksinya, pelaku beberapa kali menggunakan topeng warna hitam berwajah monyet. Martuasah melanjutkan, kedua pelaku ditangkap petugas Unit Reskrim Polsekta Medan Kota di daerah Simalungun.

“Berdasarkan rekaman CCTV, mengarah kepada kedua tersangka. Jadi kami kemudian melakukan pengejaran atas informasi dari warga yang bilang di Simalungun dan akhirnya ditangkap kemarin (16/11) saat sedang tidur,” tambah mantan Kasat Reskrim Polres Deliserdang ini.

Dia menambahkan, hasil kejahatan para pelaku sudah dijual dan dinikmati untuk menghisap sabu. Menurut Martuasah, hasil kejahatan sudah lenyap. Begitupun, pihaknya tetap mencari hasil sisa curian dari para pelaku.

Sebab, kata Martuasah, hasil curian pelaku cukup banyak. “Sebelumnya Taufik sudah pernah ditangkap atas serupa (pencurian dengan pemberatan) tahun 2008. Jadi dia residivis,” tandas Martuasah.

Kepada petugas, Taufik mengakui, jika sudah beraksi hingga 5 kali. Kata Taufik, seorang berinisial A warga Medan Baru yang memberikan informasi terkait rumah dan ruko kosong untuk digasak.
“Kepada si A juga aku jual barang (curian) itu. Ya, memang aku pakai topeng monyet ini beberapa kali,” singkat Taufik. (sus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *