Sumut Today

Kisah Bocah Penderita Kanker Tulang, Orangtua Tak Setuju Tangannya Diamputasi

Sumutdaily | Asahan – Setelah dua minggu menjalani perawatan di RS Adam Malik Medan, kondisi bocah penderita kanker tulang, Dian Sanjaya, tak banyak perubahan.

Dua dokter yang merawat Dian, masing-masing Prof Dr Nazar, spesialis onkologi dan Prof Dr Fida, spesialis anak memutuskan untuk mengamputasi tangan bocah malang asal Asahan ini.

Namun orangtua Dian, Slamet tak mengizinkan dokter mengamputasi tangananaknya.

“Benar anak kita Dian kata dokter harus diamputasi,” ujar Slamet sedih kepada wartawan di Medan, Senin (14/11/2016).

Diakui Slamet, selama dua bulan dirawat, fisik Dian mengalami kemajuan positif. Apalagi, dia telah mendapatkan transfer lima kantong darah.

Namun terkait rencana dokter untuk mengamputasi tangan anaknya, Slamet mengaku, pihaknya sudah melakukan rembuk keluarga. Hasilnya mereka sepakat menolak usulan dari petugas medis itu.

“Setelah rembuk keluarga, mulai besok, Dian kita bawa pulang saja ke Kisaran. Kasihan Dian kalau diamputasi. Lagian Dian dah gak betah di rumah sakit,” ujar Selamat.

Rencana keluarga, kata Selamat, Dian akan diobati dengan cara pengobatan alternatif.

Terkait rencana keluarga itu, Aldi Staf Puskesmas Pembantu (Pustu) yang sebelumnya merawat Dian di Kisaran mengatakan, boleh saja Dian diobat melalui pengobatan alternatif, tapi harus dibarengi dengan obat medis.

“Harus dibarengi dengan obat medis dan infus harus terus diberikan sebagai pengganti cairan yang terus keluar dari sumber kanker,” usul Aldi.

Sementara itu Ketua Tim PKK Asahan, yang juga Ketua Wanita Pujakesuma, Winda Fitri Taufan Gama melalui sekretarisnya Irawati Sitorus mengatakan, sudah membantu maksimal, tapi keputusan ada di tangan keluarga.

“Kita sudah tau besok Dian mau dibawa pulang ke Kisaran. Mau gimana lagi, kita sudah membantu secara maksimal tapi keputusan kan di tangan keluarga,” ujar Ira menirukan Umi Winda sapaan akrab Winda Fitrika Taufan Gama.

Umi Winda juga mengucapkan terima kasih kepada GASS (Gabungan Anak Sei Kamah Sei Dadap) yang telah membantu penggalangan dana untuk Dian.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu Dian, terutama kepada Gabungan Anak Sei Kamah Sei Dadap yang diketua Arif Firmansyah,” ujarnya. (Azhar Nasution)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *