Sumut Today

Ribuan Buruh Tolak UMP Sumut 2017

Sumutdaily | Medan – Ribuan buruh menolak upah minimum provinsi (UMP) Sumatera Utara 2017. Penolakan itu dilakukan ribuan buruh yang tergabung dalam Buruh Bersatu Sumut saat menggelar aksi demo di depan kantor Gubsu Jalan Diponegoro, Medan, Sumatera Utara, Kamis (10/11/2016).

Penetapan UMP Sumut tahun 2017 sebesar Rp 1.961.354 oleh Gubernur Sumut T Erry Nuradi menurut para buruh terkesan dipaksakan dan tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup layak bagi para buruh.

Para buruh mengaku kecewa dengan penetapan tersebut karena hanya mengalami kenaikan sebesar 8,35 persen dari UMP 2016. Mereka menuntut kenaikan minimal 25 persen.

“Kami kecewa Gubernur Sumut hanya menaikkan upah sebesar Rp 8,35 persen dari tahun lalu. Kami menuntut miminal kenaikan mencapai 25 persen,” kata buruh dalam orasinya.

Mereka juga menilai penetapan UMP Sumut berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang pengupahan itu tidak sesuai dengan kebutuhan hidup di Sumut saat ini. Untuk itu, mereka mendesak pemerintah mencabut PP itu.

Hujan deras sempat mengguyur ribuan buruh saat berunjuk rasa di luar gerbang kantor Gubernur. Namun para buruh tetap berhanan. Hanya sebagian yang berlarian untuk mencari tempat berteduh.

“Tidak ada kata mundur, ini hujan berkah, bukan kendala. Hujan badaipun kami tetap bertahan, karena ini menyangkut hajat hidup kaum buruh,” kata mereka. (sus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *