Hukum

Program Parkir Meter Gagal, Ini Kata Kadishub Medan

Sumutdaily | Medan – Program parkir meter yang diusulkan masuk dalam APBD Perubahan 2016, gagal dibahas. Keputusan Dinas Perhubungan (Dishub) Medan ini menuai protes dari kalangan DPRD Medan. Mereka menilai Dishub tidak konsisten dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perparkiran.

Namun Dishub Medan punya penilaian sendiri di balik batalnya program parkir meter ini. Jika program itu dilaksanakan tahun ini maka pelaksanaannya tidak akan maksimal.

“Program (parkir meter-red) ini kan ditenderkan. Jadi tidak mungkin dilakukan tahun ini juga karena bakal tidak maksimal. Jadi tahun depan (2017-red) saja kita laksanakan dan nantinya menjadi program prioritas kita,” kata Kadishub Kota Medan, Renward Parapat, pada rapat paripurna pembahasan Perubahan APBD TA 2016 di ruang rapat paripurna, kemarin. Rapat itu sendiri dipimpin Wakil Ketua DPRD Medan, Iswanda Ramli.

Renward Parapat meluruskan anggapan bahwa pihaknya mencoret program yang menyerap anggaran Rp1,6 miliar tersebut untuk diusulkan pada P-APBD 2016.  

“Bukan dicoret, tapi kita rasionalisasikan. Program ini tetap kita usulkan tapi pada 2017 mendatang,” kata Renward.

Sebelumnya pada rapat itu, anggota DPRD Medan, HT Bahrumsyah, Boydo HK Panjaitan dan Beston Sinaga, mempertanyakan alasan Dishub Medan menghapus program parkir meter yang diproyeksikan bisa mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemko Medan.

“Ini kami pertanyakan, kenapa program itu dihapus. Padahal sebelumnya Dishub cukup bersemangat dengan program ini untuk meningkatkan PAD,” kata Bahrumsyah.

Boydo sendiri menyarankan agar program parkir meter dilaksanakan tahun ini juga dan tahun depan bisa lebih dimatangkan lagi. “Program ini mestinya dilaksanakan tahun ini, kemudian di 2017 dimatangkan,” jelasnya. (sus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *