Hukum

Rusia Larang Situs Porno, tapi malah Dikecam

Sumutdaily | Rusia ~ Keputusan di Rusia untuk memblokir dua situs porno paling populer di dunia dikecam para pendukung namun dijawab pengawas media dengan seruan untuk “bertemu langsung saja dengan seseorang”.

Pengawas media Rusia Roskomnadzor melarang dua situs PornHub dan YouPorn dengan alasan penyebaran pornografi baru-baru ini, berdasarkan keputusan di dua pengadilan terpisah Voronezh dan Vladivostok.

Sejumlah pengguna mengecam larangan ini melalui media sosial namun langsung dijawab Roskomnadzor dengan salah satu cuitan tahun lalu, “Lyolya yang baik, sebagai alternatif (larangan situs porno), Anda bisa mencoba bertemu dengan seseorang secara langsung.”

Roskomnadzor juga menambahkan, “Para pecinta internet, anjuran ini masih tetap berlaku.”

Pihak PornHub sendiri juga berupaya agar larangan itu dicabut, bahkan mencoba ‘menyuap,’ dengan menulis, “Bila Anda kami berikan akun primer, apakah larangan bisa dicabut?”

Melalui terjemahan di Google, tanggapan Roskomnadzor, “Maaf kami tak ada dalam pasar ini dan demografi bukanlah komoditas.”

PornHub sendiri sempat pernah dilarang sementara tahun lalu.Pada tahun 2014, perusahaan itu membuat heboh dengan klaim bahwa para pengguna situs di Rusia lebih suka mencari video yang mengangkat seks anus dibandingkan dengan para pengguna dari negara-negara lain.

Larangan terakhir itu juga ditanggapi dengan guyonan oleh sejumlah pengguna, termasuk Nadya Tolokonnikova, penyanyi band Pussy Riot yang menulis, “Pemerintah yang baik, memblokir PornHub, merupakan pukulan di bawah tali pinggang.”

Namun pengguna lain menanggapi langkah ini secara patriotik dengan mengatakan, “Dengan memblok PornHub dan YouPorn, pemerintah mendukung produsen dalam negeri.”

(dna/bbc/johannes)
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *